• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Jumat, 4 September 2026
Media Sulteng
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Media Sulteng
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Home Berita Hukum | Kriminal

Pria Mualaf ini Ditangkap Polisi Karena Islamkan Ribuan Orang

Redaksi by Redaksi
30 Juni 2021
Mohd Umar Gautam
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Internasional, MediaSulteng.com – Polisi Uttar Pradesh (UP) yang menangkap orang dengan dugaan “conversion racket” di New Delhi. Disebutkan jaringan ini tersebar di seluruh India.

Polisi telah menangkap empat orang karena dugaan ini.  Sementara media arus utama mengklaim bahwa lebih dari 1.000 orang telah menjadi korbannya, sejauh ini tidak lebih dari dua keluarga yang menuduh anak mereka pindah agama secara paksa, keduanya siswa sekolah tunarungu di Noida.

Dilansir dari laman Newslaundry, tim redaksi pergi ke lapangan untuk mencari informasi lebih lanjut terkait hal ini. Di lantai empat sebuah bangunan di Rumah Batla Delhi, sebuah papan nama mengidentifikasi penghuninya, “Mohd Umar Gautam, Ketua, IDC (Islamic Da’wah Centre)”.

Seorang wanita menjawab bel pintu. “Kami tidak ingin berbicara dengan media” kata dia.

Menurut Regu Anti Teroris polisi UP yang menangkapnya pada 20 Juni, Umar merupakan pemimpin “conversion racket”. Dia ditangkap bersama dengan Mufti Kazi Jahangir Kasmi, seorang karyawan IDC.

Wanita itu merupakan istri Umar, Razia (51 tahun). Membutuhkan beberapa bujukan agar dia setuju untuk menceritakan kisah itu dari pihak keluarga. Razia telah menikah dengan Umar selama lebih dari 30 tahun. Mereka berdua berasal dari keluarga Rajput di distrik Fatehpur, UP.

Baca Juga :  Warga Tatanga Digegerkan Penemuan Mayat Di Dalam Box Kontainer

“Suami saya adalah murid Lord Hanuman dan akan mengunjungi kuil setiap Selasa dan Sabtu,” kenang Razia, menceritakan kisah perpindahan pasangan dari Hindu ke Islam pada 1980-an.

Kami sangat religius sehingga orang sering memanggil saya Poojita, yang berarti orang yang memuja. Seperti kebiasaan untuk keluarga Hindu di Uttar Pradesh, kami juga akan memilih ‘Maghi Snan’. Pernikahan kami diatur ketika kami masih remaja,” lanjut dia.
Adapun Maghni Snan merupakan ritual tahunan 30 hari, dan melibatkan umat yang berenang di sungai Gangga.

Saat itu 1984. Umar sebelumnya bernama Shyam Pratap Singh Gautam dan belajar untuk gelar BSc di Universitas Govind Ballabh Pant, sekarang di Uttarakhand. Salah satu teman sekamarnya di universitas adalah seorang Muslim bernama Nasir Khan.

“Nasir akan membawa suami saya bersepeda ke kuil setiap minggu. Suatu hari, Shyam bertanya mengapa dia begitu rajin menemaninya ke kuil.  Dia menjawab, ‘Untuk menyenangkan Tuhanku. Agama saya mengajarkan saya untuk menjaga orang-orang yang haqooq saya’.  Kejadian inilah yang mengubah jalan hidup Shyam,” ucap  Razia.

Dijelaskan, haqooq yang dimaksud yakni, orang-orang di lingkungan sosialnya yang diwajibkan oleh agamanya.

Baca Juga :  Jalankan Tambang Ilegal di Morowali, PT Tiran Indonesia Terus Menuai Kecaman

Shyam menghabiskan satu bulan membaca Alkitab, Gita dan Alquran, dan kemudian masuk Islam. Ia mengambil nama baru, Mohd Umar Gautam.

Sekitar tahun 90-an, Umar dan Razia pindah ke Delhi.  Selama lebih dari satu dekade, antara 1995 dan 2007, Umar bekerja di Ajmal & Sons. Menurut Razia, suaminya mengawasi sekolah yang dikelola Ajmal & Sons.

Pada 2008, Umar mendirikan lembaga amal Islamic Dakwah Center. “Beberapa inisiatif yang dilakukan IDC secara rutin antara lain membagikan selimut kepada yang membutuhkan dan memberikan sembako kepada masyarakat selama masa lockdown,” kata Razia.

Perihal keterkaitan IDC dengan “conversion racket” yang dituduhkan polisi UP, dia menjawab, “Jika ada yang mendekati suami saya untuk menyatakan keinginan untuk masuk Islam, perannya adalah sebagai fasilitator yang akan membantu dengan dokumen,” jelas Razia.

Dia melanjutkan, bahwa tidak ada yang ilegal tentang hal itu. Untuk meresmikan konversi agama, orang tersebut diminta untuk mengajukan pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh hakim sub-divisi.  Setelah ini selesai, IDC akan mengeluarkan sertifikat konversi yang ditandatangani Jahangir Kasmi kepada orang tersebut.

Sementara, dalam menolak tuduhan pendanaan ISI, Razia mengatakan IDC mendapat kontribusi dari teman, kerabat, dan simpatisan mereka, termasuk di luar negeri seperti Amerika Serikat dan Inggris.  Selain itu, IDC menerima sebagian Zakat.

Baca Juga :  Suami Di Togean Tega Habisi IstriNya, Ini Motifnya

“Suami saya adalah seorang pria terkenal dan seorang ulama yang dihormati. Gara-gara kejadian ini seluruh keluarga saya jadi resah,” kata Razia sambil mengusap air mata dengan jilbabnya.

“Anda dapat bertanya-tanya apakah kami telah mengubah seseorang dengan paksa. Ada pembantu rumah tangga kami dari Nepal, tanyakan padanya apakah kami pernah mencoba mempengaruhinya untuk mengubah agamanya,” lanjutnya.

Adapun Umar dan Razia memiliki dua putra dan seorang putri. Anak yang lebih tua merupaka  seorang insinyur di sebuah perusahaan IT dan yang lebih muda sedang mempersiapkan diri untuk MBA. Putri mereka, Fatima, adalah asisten profesor di sebuah universitas di Delhi.

“Saya ingat dia pergi hari itu. Kami pikir karena semuanya transparan di pihak kami, itu akan baik-baik saja. Kalau tidak, kami akan memberi tahu pengacara dan pemimpin lokal,” kata Fatima.

Fatima mengatakan, mereka memiliki catatan tentang semua konversi yang IDC bantu formalkan. “Kami dapat memproduksi klip video Muslim murtad yang memeluk Islam sendiri,” katanya.

Dia mengatakan, keluarganya berencana meluncurkan kampanye online untuk menggalang dukungan bagi Umar.

Topik : IslamMohd Umar GautamMualaf
Share4TweetKirim

ARTIKEL TERKAIT

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

by Redaksi
22 Agustus 2026

Sigi, Media Sulteng - Anggota DPRD YT memilih mengakhiri keterlibatannya sebagai pelapor dalam perkara dugaan pencurian di Polsek Marawola. Selain...

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

by Redaksi
25 Juli 2026

Palu, Media Sulteng - Penetapan status tersangka terhadap anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Ustaz Rafiq Al Amri, menarik perhatian...

Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

by Redaksi
11 Juli 2026

Sigi, Media Sulteng - Setelah memeriksa lima orang saksi dan menggelar perkara, Polsek Marawola resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan pencurian...

SP2HP Ke-3 Kasus Pencurian di Sigi Belum Temui Titik Terang, Kuasa Hukum Siapkan Supervisi

SP2HP Ke-3 Kasus Pencurian di Sigi Belum Temui Titik Terang, Kuasa Hukum Siapkan Supervisi

by Redaksi
6 Juli 2026

Sigi, Media Sulteng – Penanganan kasus dugaan pencurian yang menimpa anggota DPRD Kabupaten Bantul, YT hingga kini belum menunjukkan kepastian...

Curi Dinamo Servo, Tiga Warga Taipa Diciduk Polisi

Curi Dinamo Servo, Tiga Warga Taipa Diciduk Polisi

by Redaksi
2 Juli 2026

Palu, Media Sulteng - Kepolisian Sektor Tawaeli melalui Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Tim Macan Kumbang mengamankan tiga terduga pelaku pencurian...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

22 Agustus 2026
Komisi III DPRD Sulteng Tinjau PT CPM Pekan Depan, Tiga Persoalan Jadi Fokus Pengawasan

Komisi III DPRD Sulteng Tinjau PT CPM Pekan Depan, Tiga Persoalan Jadi Fokus Pengawasan

2 Agustus 2026
Yuliana Tumonglo Sebut Festival Danau Lindu Layak Dicontoh, Tapi Infrastruktur Harus Dibenahi

Yuliana Tumonglo Sebut Festival Danau Lindu Layak Dicontoh, Tapi Infrastruktur Harus Dibenahi

27 Juli 2026
Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

25 Juli 2026
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

Tim Cara’de BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

18 Juli 2026
Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala, inilah Penyebab dan Penanganannya

14 Desember 2023
Lomba Karya Tulis “Anugerah Jurnalistik IMIP 2026” Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

Lomba Karya Tulis “Anugerah Jurnalistik IMIP 2026” Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

15 Juni 2026
Jadi Sarang Prostitusi Online, Penginapan di Bahodopi Perlu Regulasi Pengawasan Yang Ketat

Jadi Sarang Prostitusi Online, Penginapan di Bahodopi Perlu Regulasi Pengawasan Yang Ketat

14 Juni 2026
Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

7 Mei 2026
Kasus HIV di Bahodopi Melonjak, Dinkes Morowali Lakukan Pengendalian Intervensi Aktif

Kasus HIV di Bahodopi Melonjak, Dinkes Morowali Lakukan Pengendalian Intervensi Aktif

13 Juni 2026
Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.