• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Rabu, 19 Agustus 2026
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Media Sulteng
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Home Berita Hukum | Kriminal

Kades Sandana Akui Tebang Mangrove, Danlanal Tolitoli Geram Minta Pelaku Ditindak

Redaksi by Redaksi
11 Oktober 2021
Kades Sandana Akui Tebang Mangrove, Danlanal Tolitoli Geram Minta Pelaku Ditindak

Danlanal Tolitoli ,Letkol laut ( P ) Hariono,SH.M.Tr.Han la. (kiri) ,Kepala Desa Sandana ,Zainuddin (Kanan ). Dok.Portalsulawesi

Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Toli-toli, MediaSulteng.com – Terkait puluhan hektar hutan Mangrove yang telah dibabat dan dikapling di Dusun Nelayan Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli , Kepala Desa Sandana secara terang terangan menagkui bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh fihaknya.

Dengan berdalih untuk pembukaan jalan dan penataan pemukiman , Kepala Desa Sandana, Zainuddin mengakui bahwa pembabatan mangrove di desanya di inisiasi olehnya dengan tujuan membuka akses jalan dan pemanfaatan lahan untuk pemukiman warga.

“saya kades Sandana, Karena menanggapi laporan dari masyarakat yang tidak memahami bahwa adanya penebangan bakau sesungguhnya ini saya tebang ini untuk pemukiman masyarakat, untuk  membuat jalan , inilah salah satunya yang saya tebang “ Jelas Kepala Desa Sandana, Zainudin  dilokasi penebangan didusun Nelayan Desa Sandana,Selasa  ,(28 /09/2021) saat Dinas lingkungan Hidup Tolitoli berkunjung kelokasi.

Menurutnya, penebangan Bakau (Mangrove)  dimaksud untuk membuat akses jalan kepada masyarakat pemilik lahan yang telah dibagikan desa dilahan bekas tebangan Mangrove tersebut. Dengan dalih tersebut ,Zainuddin selaku Kepala Desa menganggap tindakannya telah benar dikarenakan untuk kepentingan masyarakatnya diantaranya agar masyarakat bisa beraktivitas dilahannya.

“supaya masyarakat bisa membangun rumah,buat apa bangun rumah kalau tidak ada jalannya “ ungkapnya.

Zainuddin menegaskan bahwa apa yang dilakukan pihaknya di kawasan hutan Mangrove tersebut sudah sesuai peruntukannnya dan telah menjadi rencana jangka panjang di desanya, bahkan dirinya secara terang terangan mengakui telah membagikan tanah bekas kawasan mangrove tersebut ke masyarakat.

Baca Juga :  Terlibat Korupsi Alkes, Seorang Kadis di Poso dan Dua RekanNya Masuk Bui

“Kaplingannya Masyarakat disini sudah saya bagikan, ada beberapa tanah saya bagikan untuk bertempat tinggal ,jadi saya selaku pemerintah desa ,Kepala Desa dalam hal ini membuat akses jalan ,jadi tetap saya akan tebang yang sudah masuk jalan, karena ini sudah menjadi perencanaan dari dulu “ ujarnya.

Direncanakan akan ada pembukaan jalan dengan panjang jalan 50 meter setiap ruasnya untuk membuat akses jalan desa di wilayah yang telah dan akan ditebang .” 50 meter jalan,50 meter jalan akan ditebang, itulah peraturan desa dari kemarin , beberapa desa itu 50 meter  lahan tanah, untuk persiapan jalan itu saya tebanglah bakau ini “ jawabnya enteng.

Penelusuran media ini, sedikitnya ada 307 nama warga yang diusulkan desa sebagai penerima tanah bekas tebangan lahan Mangrove tersebut , sejumlah nama diduga kuat bukan warga desa Sandana. Bahkan ada beberapa nama pemilik lahan diduga kuat dimiliki oleh Oknum Wartawan, LSM bahkan oknum perangkat Desa.

Parahnya, terjadi jual beli dibawah tangan pada  lokasi tersebut , hal ini memicu kesenjangan sosial dikarenakan ada beberapa nama yang di daftar sebagai pemilik lahan justru  diduga  dari kalangan mampu bahkan ASN.

“ ada yang bermodus tanahnya atas nama warga nelayan disini,padahal sesungguhnya nelayan tersebut hanya menumpang dan atas nama saja , ada oknum aparat desa yang jadi perantara penjual lahan tersebut “ ungkap warga yang meminta namanya jangan dimediakan.

Baca Juga :  Perusakan Fasilitas Air Bersih Panabali - Kec. Togean, Diduga Karena Dendam

Sementara itu, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tolitoli Letkol Laut ( P ) Hariono.SH.M.Tr.Hanla geram atas adanya penebangan Mangrove secara serampangan di Desa Sandana, dirinya menyayangkan sikap Kepala Desa yang main babat hutan bakau tanpa memperhatikan regulasi dan undang undang.

“  Ini sangat kontradiksi dengan kita dalam hal ini  kita dari pangkalan TNI AL, sementara kita selalu berkomitmen untuk mencegah terjadinya Abrasi, karena setiap tahun Abrasinya itu luar biasa, mereka tidak tau kalau abrasinya ada berapa meter, ” Ujar perwira berapngkat dua Melati tersebut saat ditemui di mako Lanal Tolitoli, Senin (04/10/2021).

Kekecewaan Letkol Laut (P) Hariono sangat beralasan , pasalnya TNI-Angkatan laut pada Pangkalan Tolitoli setiap bulannya melakukan penanaman Mangrove di pesisir pantai sepanjang wilayah kerjanya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meminimalisir abrasi pantai dan juga pencegahan dini dari potensi banjir ROB yang sering melanda pesisir Tolitoli.

“kita dari pangkalan TNI AL, setiap bulan kita selalu menanam pohon Mangrove , malah ini di babat kita kecewa, tapi kita akan tetap menghimbau kepada Masyarakat secara sadar dan kalau terjadi hal seperti ini pihak BKPSM laporkan kepada  pihak  terkait dalam hal ini TNI AL dan kita akan menindak tegas, dan ini tidak boleh di biarkan karna sangat merugikan kita sebagai pengguna laut, dan masyarakat,” Ungkapnya.

Untuk itulah, selaku pucuk pimpinan TNI –AL di Pangkalan Tolitoli dirinya akan segera berkoordinasi drngan semua pihak yang berkompeten terkait kasus pembabatan Mangrove tersebut, harapannya aka nada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli serta aparat hukum agar para pelaku pembabatan Mangrove secara illegal tersebut ditindaki dan menghadapi proses hukum.

Baca Juga :  HMI Cabang Tolitoli Tantang APH Bongkar Dugaan Sindikat Mafia Tanah di Desa Sandana

“ Pangkalan TNI AL,Tolitoli  akan mengambil sikap tegas , dalam hal ini kita akan berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) terkait dengan pembabatan hutan dan mendorong dinas DLH akan dapat memberikan sanksi kepada oknum tersebut  “ ujar Letkol Laut (P) Hariono.

Bahkan, dirinya berharap kasus ini bisa dijadikan pembelajaran agar tidak ada lagi orang atau kelompok yang melakukan pengrusakan Mangrove dengan dalil yang tidak logis dan illegal.

“ kalau itu perlu di naikan kepenuntutan lebih bagus lagi supaya ada efek jera karena ini adalah domennya dari DLH, Kalau kita dari TNI AL berusaha untuk mendorong agar supaya di tindak tegas supaya kedepan tidak ada kejadian ini lagi kalau tidak ada tindakan tegas dan Punishment (hukuman) maka dia akan terulang terus  “ Ungkapnya.

“suka tidak suka mau tidak mau ya kita tinggal menunggu waktu saja air laut pasti naik ke darat , karena penahan dari air laut itu tidak ada Mangrove yang kita tanam seperti itu malah di babat ini sangat ironis dan kontardiktif dengan upaya TNI AL, dan para pegiat lingkungan hidup ,” Tutup Letkol laut ( P ) Hariono,SH.M.Tr.Hanla.***

 

Sumber : Portal Sulawesi ID
Laporan : M. Yusuf
Topik : Danlanal Toli-ToliKades SandanaMangrove
Share59TweetKirim

ARTIKEL TERKAIT

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

by Redaksi
25 Juli 2026

Palu, Media Sulteng - Penetapan status tersangka terhadap anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah, Ustaz Rafiq Al Amri, menarik perhatian...

Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

by Redaksi
11 Juli 2026

Sigi, Media Sulteng - Setelah memeriksa lima orang saksi dan menggelar perkara, Polsek Marawola resmi meningkatkan penanganan kasus dugaan pencurian...

SP2HP Ke-3 Kasus Pencurian di Sigi Belum Temui Titik Terang, Kuasa Hukum Siapkan Supervisi

SP2HP Ke-3 Kasus Pencurian di Sigi Belum Temui Titik Terang, Kuasa Hukum Siapkan Supervisi

by Redaksi
6 Juli 2026

Sigi, Media Sulteng – Penanganan kasus dugaan pencurian yang menimpa anggota DPRD Kabupaten Bantul, YT hingga kini belum menunjukkan kepastian...

Curi Dinamo Servo, Tiga Warga Taipa Diciduk Polisi

Curi Dinamo Servo, Tiga Warga Taipa Diciduk Polisi

by Redaksi
2 Juli 2026

Palu, Media Sulteng - Kepolisian Sektor Tawaeli melalui Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Tim Macan Kumbang mengamankan tiga terduga pelaku pencurian...

Polsek Marawola Terbitkan SP2HP Kasus Pencurian di Sigi, Kuasa Hukum YT : “Progres Belum Signifikan”

Polsek Marawola Terbitkan SP2HP Kasus Pencurian di Sigi, Kuasa Hukum YT : “Progres Belum Signifikan”

by Redaksi
2 Juli 2026

Sigi, Media Sulteng – Kuasa hukum Ramadhani Khidir Rosadi SH, mendesak penyidik Polsek Marawola agar segera mempercepat penanganan kasus dugaan...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Komisi III DPRD Sulteng Tinjau PT CPM Pekan Depan, Tiga Persoalan Jadi Fokus Pengawasan

Komisi III DPRD Sulteng Tinjau PT CPM Pekan Depan, Tiga Persoalan Jadi Fokus Pengawasan

2 Agustus 2026
Yuliana Tumonglo Sebut Festival Danau Lindu Layak Dicontoh, Tapi Infrastruktur Harus Dibenahi

Yuliana Tumonglo Sebut Festival Danau Lindu Layak Dicontoh, Tapi Infrastruktur Harus Dibenahi

27 Juli 2026
Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

Kritik Berujung Status Tersangka : Duduk Perkara Kasus UU ITE Senator Sulteng Ust. Rafiq Al Amri

25 Juli 2026
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

Tim Cara’de BEM KMF TP UH Gelar Pelatihan Budidaya Maggot untuk Warga Desa Tinggimae

18 Juli 2026
Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

Polsek Marawola Naikkan Kasus Pencurian Rumah Legislator Bantul ke Penyidikan

11 Juli 2026
Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala, inilah Penyebab dan Penanganannya

14 Desember 2023
Lomba Karya Tulis “Anugerah Jurnalistik IMIP 2026” Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

Lomba Karya Tulis “Anugerah Jurnalistik IMIP 2026” Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

15 Juni 2026
Kasus HIV di Bahodopi Melonjak, Dinkes Morowali Lakukan Pengendalian Intervensi Aktif

Kasus HIV di Bahodopi Melonjak, Dinkes Morowali Lakukan Pengendalian Intervensi Aktif

13 Juni 2026
Judi Sabung Ayam Lorong Sawit Bahodopi

“Papa Kembar” Kendalikan Sabung Ayam DiBahodopi, Oknum Aparat Terlibat ?

17 Februari 2026
Jadi Sarang Prostitusi Online, Penginapan di Bahodopi Perlu Regulasi Pengawasan Yang Ketat

Jadi Sarang Prostitusi Online, Penginapan di Bahodopi Perlu Regulasi Pengawasan Yang Ketat

14 Juni 2026
Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.