• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Sabtu, 24 Oktober 2026
Media Sulteng
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Media Sulteng
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Home Berita

Kejati Sulteng dituding Bersekongkol Amankan Tersangka Kasus Jembatan IV

Redaksi by Redaksi
2 Juli 2021
Kejati Sulteng dituding Bersekongkol Amankan Tersangka Kasus Jembatan IV
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Palu, MediaSulteng.com – Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) menyoroti kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Tengah) menyusul penghentian kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembayaran hutang jembatan IV Palu.

Protes mereka sampaikan dalam aksi  unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sulteng, Jumat 2 Juli 2021. Selain berorasi, mereka juga mengusung keranda jenazah sebagai cerminan matinya penegakan hukum.

Dalam rilisnya, LS ADI menganggap Kejati Sulteng saat ini yang dipimpin Jacob Hendrik telah masuk angin dan gagal menjalankan tugasnya dalam penegakan hukum dan keadilan di Sulteng.

LS- ADI dalam aksi unjuk rasa ini dengan tegas menuntut pencopotan Kajati Sulteng.

Untuk diketahui, dalam kasus ini Kejati telah memeriksa 53 saksi dan telah menetapkan 3 tersangka pada Agustus 2020 silam. 3 tersangka yakni inisial ID dan S dari birokrat Pemkot Palu serta NMR dari PT. Global Daya Manunggal (GDM).

Baca Juga :  Terlibat Korupsi Alkes, Seorang Kadis di Poso dan Dua RekanNya Masuk Bui

Penetapan tersangka dilakukan setelah pihak Kejati menemukan alat bukti yang cukup dimana terjadi tindak pidana korupsi secara bersama-sama.


Berupa adanya duplikasi pembayaran terhadap item pekerjaan tambahan senilai Rp1,7 miliar dan pembayaran penyesuaian harga eskalasi secara tidak sah tanpa review dari APIP seperti BPKP senilai Rp.12 miliar, dimana pembayaran seharusnya dilakukan pada tahun 2007 sehingga merugikan keuangan negara sekitar Rp14,5 Miliar lebih.

Mantan Wali Kota Palu Rusdi Mastura dan mantan ketua DPRD Kota Palu Ikbal Andi Magga bahkan telah mengaku pernah  diiming-imingi sejumlah uang.

Sejumlah Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palu mengaku tidak dilibatkan dalam proses pembahasan anggaran pembayaran hutang tersebut.

Baca Juga :  Resmikan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Palu, Agus Taufiqurahman : Klinik Pertama Dikawasan Timur Indonesia

Kemudian dalam proses penyidikan, seorang mantan Anggota DPRD Palu mengembalikan uang sebesar Rp50juta yang diduga hasil suap dari PT DGM kepada Anggota DPRD Palu.

Dari rilis yang diterima Media, pihak LS ADI sangat menyayangkan terbitnya SP3 atas perkara tersebut.

Karenanya LS ADI mencurigai penghentian kasus tersebut akibat adanya persekongkolan untuk mengamankan para pelaku dugaan Tipikor yang melibatkan orang-orang besar ini.

Meskipun penutupan kasus diakibatkan habisnya waktu dalam penyelidikan dan tidak cukupnya bukti yang di dapatkan.

LS-ADI sendiri mengaku telah mengawal penyidikan kasus dugaan korupsi Jembatan Palu IV ini dari akhir tahun 2019.

Dengan melaksanakan aksi sebanyak 6 kali dan 3 kali aundiensi dengan pejabat Kejati yang menangani kasus ini dengan harapan bisa mendorong Kejati dalam pengungkapan kasus.

Baca Juga :  Kecam Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, PSI Sulteng : Pelakunya jahat dan keji

“Dari awal kami sudah menduga-duga kasus ini akan bernasib sama dengan kasus asrama haji. Dengan terus-terusan beralasan masih dalam pendalaman sehingga tidak bisa menyampaikan perkembangan penanganannya hingga berlarut dan hilang ditelan bumi,”

Sudah 3 kali pergantian Kajati, dan rotasi pejabat-pejabat yang menangani, akhirnya kasus ini diberhentikan (SP3).

Bahkan beberapa waktu lalu beredar pamflet yang menyatakan sikap dari Kajati Sulteng saat ini, Jacob Hendrik Pattipeilohy bertuliskan
“selama saya bertugas di Sulteng, tidak ada sejengkalpun ruang untuk koruptor”.

Pernyataan Kajati itu menurut LS ADI nampaknya hanya bualan untuk pencitraan semata.

Sebelumnya, pihak Kejati Sulteng dalam siaran persnya mengumumkan pemberhentian penyidikan (SP3) kasus tersebut. Melalui surat SP3 nomor : /P.2.3/KPH/06//2021 pada tanggal 30 juni 2021.(***)

Topik : Jembatan IV PaluKejati SultengKorupsiLingkar Studi Aksi dan Demokrasi IndonesiaLS-ADI
Share63TweetKirim

ARTIKEL TERKAIT

Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

by Redaksi
16 Oktober 2026

Palu, Media Sulteng – Transparansi, akuntabilitas, dan kesetaraan pelayanan dalam penegakan hukum menjadi sorotan dalam pemeriksaan pengaduan anggota DPRD Kabupaten...

Gubernur Anwar Hafid Jajaki Kerja Sama MNC University untuk Dukung Berani Cerdas

Gubernur Anwar Hafid Jajaki Kerja Sama MNC University untuk Dukung Berani Cerdas

by Redaksi
15 Oktober 2026

Palu, Media Sulteng — Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Direktur Direktorat Riset, Inovasi, dan...

SRIWIJAYA AIR

Penerbangan Jakarta–Morowali Resmi Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 4 Jam

by Redaksi
15 Oktober 2026

Morowali, Media Sulteng — Bandara Maleo Morowali resmi membuka rute penerbangan langsung Jakarta–Morowali Pulang Pergi (PP) mulai Kamis (15/10/2026). Kehadiran...

Kuasa Hukum YT Soroti Kepastian Pelayanan Perkara di Polsek Marawola dan Bawa Permasalahan ke Ombudsman

Kuasa Hukum YT Soroti Kepastian Pelayanan Perkara di Polsek Marawola dan Bawa Permasalahan ke Ombudsman

by Redaksi
21 September 2026

Palu, Media Sulteng — Persoalan kepastian informasi dalam proses penanganan perkara menjadi sorotan kuasa hukum anggota DPRD Kabupaten Bantul YT...

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

by Redaksi
22 Agustus 2026

Sigi, Media Sulteng - Anggota DPRD YT memilih mengakhiri keterlibatannya sebagai pelapor dalam perkara dugaan pencurian di Polsek Marawola. Selain...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Gubernur Anwar Hafid Jajaki Kerja Sama MNC University untuk Dukung Berani Cerdas

Gubernur Anwar Hafid Jajaki Kerja Sama MNC University untuk Dukung Berani Cerdas

15 Oktober 2026
SRIWIJAYA AIR

Penerbangan Jakarta–Morowali Resmi Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 4 Jam

15 Oktober 2026
Kuasa Hukum YT Soroti Kepastian Pelayanan Perkara di Polsek Marawola dan Bawa Permasalahan ke Ombudsman

Kuasa Hukum YT Soroti Kepastian Pelayanan Perkara di Polsek Marawola dan Bawa Permasalahan ke Ombudsman

21 September 2026
Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

Kecewa Penanganan Laporan, YT Tarik Diri dari Perkara dan Siapkan Aduan ke Komisi III DPR RI

22 Agustus 2026
Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala, inilah Penyebab dan Penanganannya

14 Desember 2023
SRIWIJAYA AIR

Penerbangan Jakarta–Morowali Resmi Beroperasi, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 4 Jam

15 Oktober 2026
DPRD Palu Gagas Perda Seks Menyimpang Demi Tekan Kasus HIV/AIDS

DPRD Palu Gagas Perda Seks Menyimpang Demi Tekan Kasus HIV/AIDS

18 Juni 2026
Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

7 Mei 2026
Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

Aduan Dugaan Maladministrasi Polsek Marawola Diperiksa Ombudsman, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

16 Oktober 2026
Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.