• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Minggu, 7 Juni 2026
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Media Sulteng
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Home Komunitas

Pemkab Parimo Dukung Jembatan Belanda Dijadikan Wisata Sejarah

Redaksi by Redaksi
11 Januari 2022
Jembatan Belanda Parigi Moutong

Jembatan Belanda Parigi Moutong. Foto : Zona Sulawesi

76
Pembaca
Bagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Whatsapp

Parimo, MediaSulteng.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong Melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendukung jika Jembatan Belanda yang berada di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, menjadi objek wisata sejarah.

Jembatan tersebut dibangun sejak tahun 1936 dan telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) Kabupaten Parimo sesuai Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya yang merupakan benda harus dilindungi dan dijaga.

“Alhamdulillah kami selaku pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengucapkan terimakasih kepada penggiat literasi yang berkeinginan untuk menjadikan Jembatan Palasa (Jembatan Belanda) sebagai objek wisata sejarah,”kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Disdikbud Parimo, Ninong Pandake kepada Zona Sulawesi, Senin (10/01/2022).

Ia menilai, pemanfaatan Jembatan Belanda sebagai objek wisata tidak menjadi masalah, selagi tujuan itu tidak merusak dan merubah bentuk keasliannya.

Baca Juga :  Bupati Mohammad Lahay Buka Pendampingan Laboratorium Inovasi Kabupaten Touna

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang membidangi kebudayaan hanya sebatas penjagaan yang dilakukan oleh juru pelihara yang bertugas di kecamatan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Ninong, pada tahun 2018 silam, pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Palasa,sejumlah desa di Kecamatan Palasa, dan tokoh pemuda setempat merubah sedikit penampilan dari Jembatan Belanda 1936 dengan mengecat badan jembatan.


Selain itu, Disdikbud Parimo dan Pemerintah Kecamatan Palasa membuat tempat duduk kayu dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk berjualan di seputaran jembatan tua itu.

“Kami selaku OPD tidak bisa berbuat banyak, kami berkeinginan peran masyarakat untuk berupaya membuat tempat itu lebih dikenal seperti apa rencana dari penggiat literasi dan untuk perbaikan jembatan yang dimaksudkan, tentunya ada OPD yang membidangi hal itu yakni Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Parimo,”ucapnya.

Baca Juga :  Ini Janji Fantastis Ahmad Ali Untuk PSI Sulteng

“Untuk pengembangan pariwisata ada juga dinas yang membidanginya yakni Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Parimo,”imbuhnya.

Senada dengan itu, Kabid Pariwisata, Disporapar Parimo, Muhammad Rusmin juga mendukung keinginan dari penggiat literasi agar Jembatan Belanda menjadi objek wisata sejarah.

“Boleh tidak jadi masalah. Jembatan Belanda inikan punya potensi karena di lokasi itu menarik nanti disitu juga bisa dicantumkan cerita-cerita sejarah,”ungkapnya.

Akan tetapi, menurut Rusmin, upaya ini perlu dilakukan lintas OPD yakni Disporapar Parimo dari sektor pariwisata dan Disdikbud Parimo pada sektor kesejarahan Jembatan Belanda.

Baca Juga :  Demontrasi Buruh di Depan Kantor PT. IMIP Keos, Berikut Isi Tuntutan dan Kronologis Lengkapnya

“Sehingga kita bisa berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo,” terangnya.

Dalam perencanaan itu, menurut Rusmin memerlukan pemetaan, baik dari tempat pembuangan sampah, pembangunan, dan promosi ke tingkat nasional hingga internasional.

Baginya, ide untuk situs sejarah menjadi tempat wisata sangatlah menarik khususnya Jembatan Belanda di Kecamatan Palasa. Ia mengaku jika hal itu mendapatkan persetujuan dari Kepala Disporapar Parimo, selanjutnya akan diteruskan kepada Bupati Parimo.

“Kita juga tidak bisa melangkah tanpa ada izin pimpinan, sehingga kalau Ibu Kadis setuju kita akan sampaikan ke Bupati agar ada pengembangan sejarah di Jembatan Belanda,”katanya.

“Saya sangat mendukung keinginan itu, karena pasca Covid-19 memang program nasional mengamanatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Topik : Jembatan Belanda ParimoPenggiat Literasi
ShareTweetKirim

PERHATIAN !!!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.


ARTIKEL TERKAIT

Demontrasi Buruh di Depan Kantor PT. IMIP Keos, Berikut Isi Tuntutan dan Kronologis Lengkapnya

Demontrasi Buruh di Depan Kantor PT. IMIP Keos, Berikut Isi Tuntutan dan Kronologis Lengkapnya

Morowali, MediaSulteng.com - Salah satu organisasi Buruh di Morowali SPIM-KPBI (Serikat Pekerja Industri Morowali-Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia)    menggelar aksi...

Tim Sepakbola PON Sulteng Dicurangi, Wasit Terlihat Memihak ?

Tim Sepakbola PON Sulteng Dicurangi, Wasit Terlihat Memihak ?

“Saya mengajak seluruh masyarakat Sulteng untuk menyatakan kekecewaan kita pada pertandingan yang baru saja kita saksikan, kita ajukan keberatan kepada...

Ini Janji Fantastis Ahmad Ali Untuk PSI Sulteng

Ini Janji Fantastis Ahmad Ali Untuk PSI Sulteng

Palu, MediaSulteng.com – Bakal calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahmad Ali sajikan janji politik yang fantastis untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI)....

Janji Kampanye Ahmad Ali Di Banggai Laut

Ahmad Ali Janji Akan Dirikan Politeknik Perikanan di Banggai Laut

Balut, MediaSulteng.com – Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Sulteng yang juga Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem, Ahmad Ali, menegaskan bahwa...

Seruan Moral Dari Universitas Nahdatul Ulama Indonesia

Seruan Moral Dari Universitas Nahdatul Ulama Indonesia

Jakarta, MediaSulteng.com - Ramai pernyataan dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) yang mengecam tindakan Presiden Jokowi Widodo dan sejumlah pejabat Negara...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Kapolres Pimpin Operasi PETI, Warga Lingkar Tambang Buka Suara

Kapolres Pimpin Operasi PETI, Warga Lingkar Tambang Buka Suara

Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan TKA, PT. IMIP Memberikan Penghargaan Personel Sat Reskrim Polres Morowali

Berhasil Ungkap Kasus Penganiayaan TKA, PT. IMIP Memberikan Penghargaan Personel Sat Reskrim Polres Morowali

Kadis DP2KB Tolitoli Hadiri Rakor di Banggai, Perkuat Sinergi Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Kadis DP2KB Tolitoli Hadiri Rakor di Banggai, Perkuat Sinergi Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Menakar Realisasi Program BERANI LANCAR di Ruas Tayawa- Towi- Ganda-Ganda

Menakar Realisasi Program BERANI LANCAR di Ruas Tayawa- Towi- Ganda-Ganda

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram

Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Sebelumnya Selanjutnya

Hosting Unlimited Indonesia
Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.