• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Sabtu, 9 Mei 2026
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
MediaSulteng.com
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Hosting Unlimited Indonesia
Home Komunitas

Tim Sepakbola PON Sulteng Dicurangi, Wasit Terlihat Memihak ?

Redaksi by Redaksi
15 September 2024
Tim Sepakbola PON Sulteng Dicurangi, Wasit Terlihat Memihak ?

PALU – Ketua Asosiasi Provinsi (ASPROV) PSSI Sulawesi Tengah (Sulteng) Hadianto Rasyid mengungkapkan kemarahannya atas pertandingan sepak bola di PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang mempertemukan antara kesebelasan Provinsi Aceh dengan Provinsi Sulteng pada Sabtu malam, 14 September 2024.

“Kita bisa lihat bagaimana pertandingan ini begitu bobrok, kita bisa lihat bagaimana kepemimpinan betul-betul menzolimi pemain kita,” ujarnya dengan nada kekecewaan.

Hadianto mengajak seluruh masyarakat Sulteng untuk menyatakan kekecewaan atas pertandingan tersebut. Menurutnya, imbas dari pertandingan sepakbola itu dapat merusak mental para pemain yang bertanding.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Naikan Harga Pertalite dan Gas 3 Kg, Luhut : "Itu Semua Bertahap.."

Tidak hanya sampai disitu, Dia menyatakan kekecewaan mendalam atas kepemimpinan wasit bernama Eko Agus Sugiarto asal Sumatera Selatan itu, yang seharusnya menjadi hakim seadil-adilnya di rumput hijau. Berkaca atas laga tersebut, ketidakadilan yang dilakukan wasit juga menunjukkan bahwa model sepakbola di Indonesia masih sangat parah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Sulteng untuk menyatakan kekecewaan kita pada pertandingan yang baru saja kita saksikan, kita ajukan keberatan kepada PSSI terkait pertandingan yang dilangsungkan malam hari ini” tegas Hadianto.

Baca Juga :  Diduga Terkontaminasi Bakteri Salmonella, Enam Ritel Di Kota Palu Masih Di Jual Produk Kinder Joy

Hadianto mengatakan bahwa setelah laga sepakbola Aceh melawan Sulteng yang diwarnai kekisruhan itu, sudah tidak ada lagi pertandingan yang adil hingga siapapun meraih juaranya.


“Pertandingan berikutnya sudah tidak memiliki nilai, tidak memiliki harga diri,” kata Hadianto.

Diketahui, Sulteng berhasil memimpin hingga babak pertama usai dengan skor 1-0 atas gol yang dicetak oleh Wahyu Poru dengan menggunakan kaki kirinya pada menit ke 25. Hingga di menit injury time, wasit meniupkan peluit dengan menghadiahi Aceh dengan tendangan pinalti.

Pemain Sulteng bernama M Rizky Saputra bernomor punggung 15, meluapkan kemarahannya dengan cara melayangkan pukulan tepat di wajah Eko Agus Sugiarto yang membuatnya jatuh tak sadarkan diri.

Baca Juga :  Rocky Gerung : "Mensos Risma Tak Lolos Tes Wawasan Kesopanan"

Hingga menit ke 125, Aceh menyamakan kedudukan 1-1 atas tendangan pinalti yang diberikan oleh wasit pengganti. Laga usai dengan skor imbang 1-1, ketiga pemain sepakbola Sulteng mendapat kartu merah diantaranya Wahyu Poru ’75, Moh. Akbar ’84, dan Rizky Saputra ’90+6 dari wasit pengganti yang memimpin pertandingan di Stadion H Dimurthala.

Topik : PONPSSISepak Bola
ShareTweetKirim

PERHATIAN !!!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.


ARTIKEL TERKAIT

Rotasi Jabatan, Brigjen Nasri Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng Gantikan Irjen Endi Sutendi

Rotasi Jabatan, Brigjen Nasri Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng Gantikan Irjen Endi Sutendi

Palu, Media Sulteng - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah akan dipimpin pejabat baru setelah Brigjen Pol Nasri Sulaeman resmi ditunjuk sebagai...

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Kekhawatiran Petani Durian Montong di Pendolo mencuat setelah PT. Poso Energy Lakukan Modifikasi Cuaca untuk mempertahankan debit air danau poso

penipu online

Peras Pelaku Scam, 5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Palu, Media Sulteng - Kasus dugaan pemerasan yang menimpa warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial MS memasuki...

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Jakarta, Media Sulteng - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh mengumumkan hasil pertemuan mereka dengan Presiden Prabowo Subianto...

Konferensi Pers di Mapolda Sulteng, 60 kg Sabu Jadi Barang Bukti

Polda Sulteng Gagalkan Penyeludupan 60 Kg Sabu, Sudah Kantongi Identitas Bandar

Polda Sulteng Gagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 60 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional Malaysia.

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Rotasi Jabatan, Brigjen Nasri Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng Gantikan Irjen Endi Sutendi

Rotasi Jabatan, Brigjen Nasri Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng Gantikan Irjen Endi Sutendi

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

penipu online

Peras Pelaku Scam, 5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

penipu online

Peras Pelaku Scam, 5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Jerman mengutuk langkah Iran yang menetapkan militer Uni Eropa sebagai ‘Organisasi Teroris’

Jerman mengutuk langkah Iran yang menetapkan militer Uni Eropa sebagai ‘Organisasi Teroris’

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala, inilah Penyebab dan Penanganannya

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.