• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
MediaSulteng.com
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Hosting Unlimited Indonesia
Home Berita Lingkungan

Aksi Main Kapling dan Babat Hutan Mangrove di Desa Sandana Disorot DLH Tolitoli

Redaksi by Redaksi
4 Oktober 2021
mangrove-di-Sandana-toli-toli-mediasulteng-com

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolitoli saat meninjau Lokasi pembabatan Mangrove di Dusun Nelayan Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli ,(Foto : Sahar/Portalsulawesi)

Toli-toli, MediaSulteng.com – Puluhan hektar hutan mangrove di pesisir Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli rusak akibat aksi pembabatan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab , tanaman Mangrove yang diharapkan sebagai pencegah abrasi di pesisir pantai Tolitoli saat ini telah rusak parah.

Dalam penelusuran media ini, puluhan hektar Hutan Mangrove tersebut dibabat  dengan dalih untuk pemukiman baru warga Desa Sandana , khususnya di dusun Nelayan . Uniknya selain warga nelayan ,dikabarkan pula ada sejumlah nama oknum LSM dan pejabat bahkan wartawan mendapat “Jatah “ tanah kaplingan dari hasil babat Mangrove tersebut.

Salah seorang pemerhati lingkungan, Wiyatmoko (45) menyayangkan aksi main babat hutan Magrove yang berpotensi merusak ekosistim penahan abrasi pantai tersebut. Apalagi kabarnya aksi pembabatan tanaman bakau tersebut diduga melibatkan Oknum Aparat Desa setempat , selain itu sejumlah oknum LSM bahkan Wartawan memiliki Kaplingan dilokasi tersebut.

“Sangat disayangkan juga memprihatinkan  terkait adanya aksi pembabatan pohon manggrove,  pohon manggrove yang umurnya sudah belasan tahun kini di rusak dan di babat oleh pemerintah desa, untuk di jadikan kapling rumah, bentuk perusakan antara lain penebangan dan pembakaran “ Ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Banggai H. Amirudin Lakukan Monitoring Langsung Ke Sungai Toili

Menurutnya, Upaya rehabilitasi tanaman Bakau (Mangrove) dikawasan pesisir dusun Nelayan Desa Sandana tersebut selama puluhan tahun menjadi sia sia akibat ulah segelintir oknum yang mengatas namakan warga demi meraup untung dari aksi jual beli tanah bekas lahan Mangrove.

“ upaya yang kami lakukan selama ini untuk menghijaukan pesisir pantai tolitoli itu terasa sia – sia saja,” ujar Wiyatmoko saat di temui di kantor dinas lingkungan hidup tolitoli. Rabu (29/9/2021 )


Dia menambahkan pengembangan  dan pembangunan desa yang ada di pesisir pantai tidak memikirkan dampak terhadap lingkungan seharusnya pembangunan kawasan tidak merusak ekosistim alam yang ada.

“ sudah sebanyak 15 ribu pohon Manggrove yang  kami tanam di sepanjang pesisir pantai  tolitoli,” jelasnya.

Baca Juga :  Kota Palu Marak Pemasangan Iklan/Reklame Melanggar Perwali, Siap-Siap Akan DiTertibkan !

Butuh puluhan tahun agar tanaman Mangrove tumbuh besar , bahkan ada ancaman serius bagi siapapun yang melakukan penebangan Mangrove secara Ilegal.  Secara gamlang dalam Undang Undang No 41 Tahun 1999 tentang kehutanan telah ditegaskan bahwa larangan melakukan penebangan pohon Mangrove dengan estimasi jarak 130 kaki dikalikan Jarak Pasang laut Terendah dan tertinggi , bahkan ancaman Penjara bersama Denda mengintai setiap orang yang secara sengaja membabat Hutan Mangrove.

Wiyatmoko berharap Kasus ini dapat perhatian dari Aparat Penegak Hukum ,apalagi santer terdengar kabar jika bekas Hutan Mangrove yang telah dikapling tersebut menjadi objek bisnis jual beli tanah.

Kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Tolitoli yang di wakili Sekertaris Dinas , Sudirman saat meninjau langsung lokasi pembabatan pohon Manggrove di desa Sandana , (Rabu, 29/09/2021).

Baca Juga :  Di Bangun Dengan 150 Milyar Rupiah, Drainase Diruas Jalan Palu-Donggala Tidak Berfungsi

Dalam kunjungannya,Sudirman mengatakan Pihaknya turun tangan terkait masalah ini usai Kasus Pembabatan Mangrove di desa Sandana menjadi Viral di Medsos dan menajdi perbincangan secara luas.

“pasca viralnya pembabatan pohon manggrove yang lagi ramai dan menjadi  pembicaraan di masyarakat serta  di media sosial kami dari dinas lingkungan hidup segera menindak lanjuti dan turun langsung kelokasi untuk memastikan seperti apa kondisinya di lapangan, ” Ucap Sekdis DLH di lokasi Manggrove.

Usai meninjau lapangan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolitoli akan segera melakukan langkah langkah evaluasi  termasuk mengkaji kebijakan terkait pengelolaan mangrove di luar Kawasan .

“ Dengan kejadian ini  maka kami akan mengevaluasi serta akan mengusulkan proses pembuatan perda yang mengaju pada bakau diluar kawasan, dan masalah ini  kami akan kaji di kantor serta peruntukannya untuk apa, hasilnya kita akan kabari setelah kita lihat petanya.,’ Jelas Sudirman.

Sumber : Portal Sulawesi ID
Topik : AbrasiDesa SandanaHutan MangroveSekdis DLH Toli-Toli
Share59TweetKirim

PERHATIAN !!!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.


ARTIKEL TERKAIT

Lagi-Lagi, Gubernur Sulteng Di Desak Hentikan Aktivitas PT ANA

Lagi-Lagi, Gubernur Sulteng Di Desak Hentikan Aktivitas PT ANA

Morut, MediaSulteng.com - Aktivis agraria Noval Saputra mendesak Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura menghentikan aktivitas aktivitas PT Agro Nusa Abadi...

Bocah 5 Tahun di Desa Bilo Tolitoli Tewas Terkena Peluru Senapan Angin Milik Ayahnya

Bocah 5 Tahun di Desa Bilo Tolitoli Tewas Terkena Peluru Senapan Angin Milik Ayahnya

Toli-Toli, MediaSulteng.com – Nyawa seorang anak perempuan usia 5 tahun inisial H di Desa Bilo Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli Sulawesi...

PT BTIIG Cemari Laut Morowali

PT BTIIG Cemari Laut Morowali, Petani Rumput Laut Gagal Panen

Morowali, MediaSulteng.com - Komisi ll DPRD Kabupaten Morowali, bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungansetempat, melakukan kunjungan kerja...

Legislator Desak Polisi Tangkap Pemodal Tambang Ilegal di Poboya

Legislator Desak Polisi Tangkap Pemodal Tambang Ilegal di Poboya

Palu, MediaSulteng.com – Anggota dewan daerah dan DPR RI meminta polisi menindak tegas dugaan cukong yang menjadi beking pertambangan tanpa...

Ratusan Massa di Kasimbar Blokade Jalan Penghubung Sulteng-Gorontalo

Aktivitas Tambang di Parimo Diminta Diawasi Ketat

Parimo, MediaSulteng.com - Tokoh Masyarakat, Desa Sendana, Kec. Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Moh. Iman Dg Malindu mengharapkan adanya perhatian...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

penipu online

Peras Pelaku Scam, 5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Monas Jadi Pusat Aksi May Day 2026, Presiden Hadir

Kejari Morowali Dipraperadilankan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Kejari Morowali Dipraperadilankan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Pelanggaran Berat, Kapolresta Palu Pecat Personel Secara Tidak Hormat

Pelanggaran Berat, Kapolresta Palu Pecat Personel Secara Tidak Hormat

Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

penipu online

Peras Pelaku Scam, 5 Anggota Ditressiber di Periksa Propam Polda Sulteng

Jerman mengutuk langkah Iran yang menetapkan militer Uni Eropa sebagai ‘Organisasi Teroris’

Jerman mengutuk langkah Iran yang menetapkan militer Uni Eropa sebagai ‘Organisasi Teroris’

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala

Bayi Viral Anugrah Arshaka di Donggala, inilah Penyebab dan Penanganannya

Pelanggaran Berat, Kapolresta Palu Pecat Personel Secara Tidak Hormat

Pelanggaran Berat, Kapolresta Palu Pecat Personel Secara Tidak Hormat

Lakukan Aksi Demo , Ini 23 Tuntutan dari Poros Buruh Berkabung Di Morowali, Poin 4 dan 5 Mustahil ?

Lakukan Aksi Demo , Ini 23 Tuntutan dari Poros Buruh Berkabung Di Morowali, Poin 4 dan 5 Mustahil ?

Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.