• Tentang
  • Kirim Tulisan ツ
  • Kontak
Kamis, 4 Juni 2026
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
MediaSulteng.com
Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
Hosting Unlimited Indonesia
Home Daerah Donggala

5 Warga Donggala Penyintas Bencana ditangkap Polisi Saat Lakukan Aksi Protes

"Kami sangat menyayangkan tindakan represif pihak kepolisian atas penangkapan empat orang yang penyintas dan Satu orang aktivis Celebes Bergerak"

Redaksi by Redaksi
28 September 2021
5 Warga Donggala Penyintas Bencana ditangkap Polisi

Donggala, MediaSulteng.com – Aksi Protes Warga Loli Raya terkait ketidak jelasan nasib para penyintas bencana di lima desa diKecamatan Banawa berakhir ricuh ,empat warga dan salah seorang aktivis pendamping warga dari Celebes Bergerak ditangkap Polisi.

Aksi protes jelang tiga tahun pasca bencana melanda Palu,Sigi dan Donggala (Pasigala) sebelumnya diwarnai dengan aksi blokade jalan Nasional Ruas Palu-Donggala , Ruas ini kerap menjadi sasaran Blokade dikarenakan lokasi lima desa tersebut berada di sisi jalan nasional tersebut.

Massa aksi yang terdiri dari para penyintas bencana yang menamakan dirinya sebagai penyintas Loli Raya melakukan aksi tutup jalan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Kabupaten Donggala yang terkesan mengabaikan nasib penyintas bencana di lima desa tersebut.

Penangkapan warga penyintas di Loli Raya  terjadi usai Bupati Donggala Kasman Lassa yang hadir ditengah massa aksi dinilai tidak bisa memberikan Solusi, bahkan dalam penjelasannya Bupati mengatakan bahwa pemda Donggala tidak punya alokasi dana untuk membangun Huntap di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Kejari Morowali Dipraperadilankan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Ardiansa Manu, Direktur Celebes Bergerak saat dihubungi wartawan, Senin (27/09/2021) Malam. Mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan bentuk pembungkaman.

Sebab, kata dia Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan menyampaikan Pendapat di Muka Umum jelas menjamin setiap warga negara menyampaikan aspirasinya.


“Kami sangat menyayangkan tindakan represif pihak kepolisian atas penangkapan empat orang yang penyintas dan Satu orang aktivis Celebes Bergerak”

Menurut Kadi Sapaan akrabnya bahwa tindakan represif Aparat Kepolisian tidak dibenarkan.

“Kapolres Donggala tidak punya dasar menangkap penyintas karena mereka tidak melakukan pengrusakan terhadap fasilitas tertentu,”

“Kami mendesak Kapolres Donggala harus bebaskan lima orang kawan kami tanpa syarat,” Desak Kadi

Selain mendesak Pihak Kepolisian Celebes bergerak meminta Kasman Lassa, Bupati Donggala Bertanggungjawab atas penangkapan ini. Pasalnya tindakan itu terjadi akibat kecewanya Penyintas terhadap penanganan bencana.

Baca Juga :  Material Tambang Asal Hutan Lindung Oyom Diduga Diseludupkan Pakai Jasa Kontainer Di Pelabuhan Pantoloan

“Aksi yang dilakukan oleh penyintas merupakan rentetan atas Desakan yang akhirnya memilih untuk memblokade jalan karena haknya tidak dipenuhi oleh Bupati Donggala,” Ungkapnya.

Sementara itu, Maya Amran ,salah seorang penyintas bencana yang adiknya turut ditangkap Polisi menyesalkan tindakan represif aparat. Menurutnya bahwa Massa aksi sebenarnya tidak mau anakris, cuma saja ada beberapa oknum yang melakukan tindakan anarkis dan melakukan pelemparan.

“Tadi mereka ingin meminta penjelasan apa keputusannya setelah pak Bupati pergi, tapi ternyata yang ada Polisinya yang anarkis ,Polisi sudah main lempar batu , sudah main tabrak kiri,tabrak kanan ..pokoknya intinya mereka (Polisi)sudah main Anarkis ” jelas Maya kepada wartawan dihalaman Mapolres Donggala, Senin (26/10/2021) sekira pukul 20.00 Wita.

Harapannya, para penyintas yang ditangkap Polisi segera dibebaskan. Karena menurutnya tujuan aksi penyintas dari Loli Bersaudara tersebut bukanlah Polisi tetapi Pemerintah Daerah Donggala yakni Bupati Donggala,Kasman Lassa.
” segera bebaskan penyintas yang ada didalam, karena kami tidak minta banyak hanya minta penyintas yang ada didalam dikeluarkan ,tujuan kami bukanlah Polisi,tetapi tujuan kami adalah pejabat ” ujarnya.

Baca Juga :  BNNK Palu Berhasil Ringkus Pengedar Shabu di Luwuk, Berikut Inisial dan Modus Operandinya

Lanjut, Maya memjelaskan lebih rinci bahwa pejabat yang dimaksud adalah Bupati Donggala Kasman Lassa.
” kami tidak minta penjelasan terkait apa yang sudah dia bangun, itu kami tidak butuh..kami hanya butuh apa yang dia janjikan kepada kami selama tiga tahun ini,kami menderita ” tegasnya.

Mereka yang ditahan adalah Wiwin ,Rizal Setiawan, Eko Sardi, Eko Christian dan Firman Algintara.

Sampai berita ini tayang, puluhan penyintas bencana asal Loli Bersaudara masih bertahan dihalaman Polres Donggala.

” Kami tidak akan pulang sebelum kawan kami dibebaskan” Ungkap para penyintas Kompak.

Kapolres Donggala, AKBP Yudhi Sulistiyo belum memberikan tanggapannya, pesan konfirmasi dikirim ke nomor HPnya belum mendapat respon. ****

Sumber : Portal Sulawesi ID
Topik : Aksi ProtesBupati DonggalaCelebes BergerakDemoHuntapPolres Donggala
Share17TweetKirim

PERHATIAN !!!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.


ARTIKEL TERKAIT

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram.

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram.

TOLITOLI – Komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Tolitoli kembali dibuktikan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli. Dalam...

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

TOLITOLI – Masyarakat dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolitoli diminta waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Kepala...

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

TOLITOLI — Pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 296,32 gram yang dilaksanakan Satresnarkoba Polres Tolitoli pada 26 Mei 2026...

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Toli-Toli, Media Sulteng – Sidang perdana kasus dugaan penggelapan dana perusahaan senilai sekitar Rp3 miliar lebih dengan terdakwa Sekar Arum...

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Beroperasi Tanpa RKAB, PT. Kaltim Khatulistiwa Disegel Kejati Sulteng

Palu, Media Sulteng - Puluhan penyidik tindak pidana khusus dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah mendatangi dua lokasi yang berbeda dikabupaten...

Tampilkan

ARTIKEL TERBARU

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram.

Lima Bulan Bertugas Iptu Lexy Bongkar 12 Kasus Narkoba dan Sita 818 Gram Barang Haram.

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Polsek Bahodopi Gelar Kurban Idul Adha, Ratusan Warga Terima Daging Sapi

Polsek Bahodopi Gelar Kurban Idul Adha, Ratusan Warga Terima Daging Sapi

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Sebelumnya Selanjutnya

ARTIKEL POPULER

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Petani Durian Pendolo Khawatirkan Dampak Negatif Modifikasi Cuaca oleh PT. Poso Energy

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Pemusnahan 296 Gram Sabu di Polres Tolitoli Picu Polemik, Wartawan Soroti Sikap Satresnarkoba

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Catut Nama Kadis PUPR Tolitoli, Modus Janjikan Proyek Infrastruktur Lewat WhatsApp

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Kasus Rp3 Miliar Mengguncang Tolitoli, Terdakwa Pilih Jalur Meja Hijau

Polsek Bahodopi Gelar Kurban Idul Adha, Ratusan Warga Terima Daging Sapi

Polsek Bahodopi Gelar Kurban Idul Adha, Ratusan Warga Terima Daging Sapi

Sebelumnya Selanjutnya

Media Sulteng New
MediaSulteng.com Merupakan Media Online di Sulawesi Tengah dikelolah oleh Profesional Muda yang terdiri dari Para Penulis dan Jurnalis yang Independen dalam Merangkum dan melakukan kajian berita Aktual, Berimbang, Tajam, Bertanggung Jawab serta dapat Menginspirasi.

©2023-2026 MediaSulteng.com - Independen | Menginspirasi.

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kamu Menulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak Ada Hasil
Menampilkan Semua Hasil
  • Berita
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Ekonomi | Bisnis
    • Hukum | Kriminal
    • Pertanian | Kelautan
    • Politik | Pemerintahan
    • Pendidikan | Kebudayaan
  • Daerah
    • Sigi
    • Palu
    • Buol
    • Poso
    • Toli Toli
    • Banggai
    • Morowali
    • Donggala
    • Banggai Laut
    • Tojo Una-Una
    • Parigi Moutong
    • Morowali Utara
    • Banggai Kepulauan
  • Wisata
  • Komunitas
  • Inspirasi
  • Opini
  • Vidio
  • Foto

©2022 - 2025 www.mediasulteng.com - Independent | Menginspirasi. By Munawir ID.